Bengkel, Pusat KUD NTB – Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke- 44 Tahun Buku 2025 di Kantor Pusat KUD NTB Bengkel, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah pengembangan Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
RAT dihadiri Ketua Umum Induk KUD Indonesia, Portasius Nggedi, Kepala Bidang Pembinaan Koperasi mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Rahmadin, Wakil Ketua Dekopinwil NTB, Bambang Permadi, mitra usaha serta jajaran Pengurus, Pengawas, Direksi, dan Pengurus KUD anggota Pusat KUD NTB.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pusat KUD NTB, H.M. Masnun menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penguatan fondasi usaha Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB.
”Di tengah berbagai tantangan global dan nasional, Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB Pusat KUD NTB mampu mempertahankan kinerja yang positif dengan volume usaha mencapai Rp55,62 miliar, didukung diversifikasi sumber pendapatan yang semakin kuat,” tegas Masnun.
Tidak hanya itu, peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi Rp. 1,43 milliar dan pertumbuhan kekayaan bersih menunjukkan kualitas pengelolaan usaha yang semakin sehat. Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB juga mulai memasuki sektor strategis melalui keterlibatan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memperluas kemitraan untuk modernisasi pertanian, serta memperkuat ekspansi bisnis yang melibatkan jaringan KUD anggota.
“Fokus kami bukan hanya menjaga pertumbuhan, tetapi juga memastikan setiap pengembangan usaha memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Induk KUD Indonesia, Portasius Nggedi, menilai Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB telah memasuki fase baru penguatan kelembagaan dengan tata kelola yang semakin baik dan jaringan usaha yang semakin terintegrasi.
Menurutnya, keberhasilan mempertahankan kinerja dan SHU yang terus meningkat menunjukkan kuatnya ekosistem koperasi yang dibangun melalui kolaborasi antara Pengurus, Manajemen, dan anggota.
Ke depan, Induk KUD Indonesia mendorong penguatan jaringan usaha antar-KUD agar tercipta rantai bisnis yang saling terhubung, mulai dari produksi, distribusi, pemasaran hingga pembiayaan. Selain itu, transformasi digital, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan soliditas organisasi menjadi agenda penting untuk menjawab tantangan masa depan.
“Pusat KUD NTB memiliki modal yang kuat untuk menjadi contoh pengembangan koperasi modern yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan memastikan seluruh anggota bergerak dalam arah yang sama,” kata Portasius.
RAT Tahun Buku 2025 ini sekaligus menegaskan optimisme bahwa koperasi tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rakyat melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan jaringan usaha yang berkelanjutan.
Dengan fondasi usaha yang semakin kokoh dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB menatap masa depan dengan keyakinan untuk tumbuh lebih kuat dan memberi manfaat yang lebih luas bagi anggota serta masyarakat NTB. (TAB)

