Bengkel, Pusat KUD NTB – Koperasi Konsumen Pusat KUD Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan enam calon mitra dan investor dari Tiongkok pada Jumat, 9 Oktober 2026 (09/10/2026, untuk menjajaki kerja sama pembangunan dan pengoperasian pabrik beras berkapasitas 3 ton per jam.
Kunjungan yang dipandu Sekretaris Jenderal Induk KUD Indonesia Overseas, Mr. David Wu Ju Liang, tersebut membahas rencana pembangunan pabrik penggilingan beras (rice mill) dengan kapasitas produksi mencapai 3 ton per jam, membangun fasilitas alat pengering gabah (bed dryer/vertical dryer), serta sebuah ruang pamer (showroom) khusus untuk berbagai alat mesin pertanian (alsintan).
Rombongan diterima oleh Ketua Umum Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB H.M. Masnun, didampingi Direktur Operasional dan Direktur Keuangan. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki potensi kemitraan yang diharapkan dapat memperkuat peran koperasi dalam rantai usaha pertanian, khususnya pada sektor produksi dan pengolahan beras.
Ketua Umum Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB, H.M. Masnun menjelaskan bahwa investasi ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi kesejahteraan petani lokal.
“Rencana pembangunan pabrik beras dan fasilitas pengering ini merupakan langkah konkret alam memberikan kepastian pasar bagi para petani. Kapasitas produksi 3 ton per jam ini nantinya akan beroperasi untuk menampung gabah, baik dari para petani anggota KUD maupun dari masyarakat petani NTB pada umumnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa fasilitas pengering gabah akan menjadi solusi atas kendala cuaca yang sering dialami petani saat musim panen tiba, sehingga kualitas beras yang dihasilkan tetap terjaga dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.
”Pengembangan fasilitas pengolahan beras, pengeringan gabah, dan akses terhadap alat pertanian diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hasil panen serta memperkuat posisi petani dalam rantai pemasaran,” tambahnya.
Sebagai bagian dari agenda penjajakan teknis lapangan, rombongan investor Tiongkok dengan didampingi jajaran Pengurus Koperasi Konsumen Pusat KUD NTB melakukan peninjauan langsung ke fasilitas penggilingan padi KUD Wajar yang berlokasi di Nyiur Lembang, Kecamatan Narmada.
Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan, mengevaluasi sistem operasional penggilingan yang sudah ada, serta memetakan kebutuhan infrastruktur tambahan yang diperlukan untuk merealisasikan kerja sama tersebut.
Melalui sinergi antara Pusat KUD NTB dan investor asing ini, diharapkan sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat dapat semakin maju, efisien, dan mampu meningkatkan taraf ekonomi para petani melalui penyerapan hasil panen yang maksimal dengan harga yang kompetitif. (TAB)

